Debaran
yang tak biasa
Pernah merasakan jantungmu berdebar kencang
karena suatu hal?
Bukan karena kau mengikuti suatu ajang pencarian
bakat dan kau dinobatkan menjadi sang juara, atau semacam menang lotre.
Bukan karena sesuatu, debaran itu karena seseorang.
Ketika didekatmu, ada rasa yang aneh dan tak
biasa. Diam-diam kau mulai memikirkan orang itu tanpa sebab. Diam-diam
bayangannya memenuhi pikiranmu hingga terasa sesak.
Lebih anehnya lagi, kau merasa gelisah ketika
kau tak berhasil menangkap kehadirannya.
Lalu kau mulai mencari “dillan, kamu dimana?
Aku rindu” seperti film dillan yang sedang fenomenal saat ini. Kau mulai
merindukannya. Lagi dan lagi adalah tanpa sebab.
Kau pernah merasakan hal seperti itu?
Perasaan seperti apa yang sedang kurasakan? Lantas,
apakah aku sedang jatuh cinta? Apakah dewi cinta telah melepaskan panah cinta
dan tepat mengenai diriku saat ini?
Lalu, aku harus bagaimana? Apakah harus
kulepaskan anak panah yang sudah menancap dihatiku? Dengan begitu, seketika
bayangannya akan menghilang.
Tapi, tidak begitu. Belakangan, aku menjadi
sulit tidur. Hingga kemudian mataku mulai terpejam dan terlelap. Ketika
terbangun, aku menyadari malam yang panjang, aku tanpa sengaja memimpikan ia.
Sepertinya aku mulai gila atau setengah waras. Rasa
yang mulai menggebu, membuat hasratku ingin menyentuhnya.
Aku memang sudah tergila-gila dibuatnya. Ia bukan sosok manusia sempurna, namun sosok
makhluk aneh yang tersesat di bumi. Aneh dan mulai membuatku semakin penasaran
mencari tahu semua tentangnya.
Pernah kau mencoba varian rasa baru dari lollipop
yang sering kau beli?
Saat kau ragu dan mencoba jilatan pertama,
ternyata rasa yang disembunyikan lollipop itu adalah nano-nano dan membuatmu
berkali-kali menjilat lollipop itu. Rupanya kau merasa ketagihan dari rasanya.
Mungkin seperti itu hati yang tengah kurasakan.
Ada satu hal hebat yang pernah ia lakukan, ia mampu membuat jantungku
berdebar-debar kala berada didekatnya.
Bahkan ketika ia hanya melintas dihadapanku,
jantungku berdebar-debar tak karuan.
Bukankah itu sangat aneh? Namun, rasa aneh itu
berubah seketika menjadi sebuah kebahagiaan sederhana yang kudapatkan.
aku merasa seperti orang paling bahagia ketika hanya
menatapnya dari kejauhan. Ketika diam-diam aku senang memperhatikan wajahnya yang
serius.
Ketika aku senang melihat ia tersenyum dan
tertawa. Bahkan ketika ia begitu menyebalkan.
Aku sendiri tak mampu melukiskannya. Hingga aku
mendefinisikan bahwa bahagia sesederhana itu.
0 komentar:
Posting Komentar