Seseorang selalu ingin didengar dan punya tempat untuk bercerita. Sedang aku memilih berteman dengan sepi. Di satu ruang aku mampu menumpahkan segala lara yg tak mampu kuutarakan lewat kata. Tak apa, karna ini tentang dia yg membuatku jatuh cinta. Kadang kecewa, kadang juga bahagia. Meski dia sering kali menciptakan mendung dan airmata di langitku. Tapi, aku percaya bukankah akan ada pelangi setelahnya?

Senin, 12 Maret 2018

Jodoh

Maret 12, 2018 Posted by Debby Nuramiruddin No comments

Jodoh


Apakah kau percaya akan jodoh pasti bertemu? Apakah kau percaya bahwa pasanganmu saat ini adalah yang menjadi takdirmu?
Lalu, mengapa sebagian orang masih meragu ketika hubungan itu telah terjalin lama? Sedangkan bagi mereka yang mempunyai hubungan yang hanya sekejap, dengan penuh keyakinan menuju pelaminan?
Kita tahu, dalam islam tak kenal akan istilah “pacaran”. Kita percaya, seorang laki-laki bila memang ditakdirkan untuk kita seorang, ia tak akan segan menemuimu bersama kedua orang tuanya, memintamu untuk melangkah ke jenjang pernikahan, melengkapi hidupnya hingga waktu berhenti.
Jika mengarah pada hukum islam, lelaki itu segera menghalalkanmu, tak membiarkanmu menanggung sebuah dosa/zina yang mungkin akan dilakukan saat berpacaran.
Allah sangat tak menyukai kepada hambanya yang lupa akan diriNya. Lupa akan menyebut namaNya dalam doa dan mengingatNya karena pikiran kita sibuk dengan lelaki yang secara tak sadar sangat didambakan.
Perhatian kita lebih tertuju padanya, hingga melupakan Allah.
Bukannya melupakan Sang Pengasih dan Penyanyang, aku hanyalah manusia biasa yang tak sempurna dan luput dari dosa.
Ketika Tuhan memberikan rasa “cinta” itu didalam diri ini, seketika pula cinta membuatku buta. aku tidak melanggar norma-norma agama yang diajarkan, aku hanyalah menjadi pengagum dari seorang laki-laki yang diam-diam membuat dada ini sesak dan berdebar-debar ketika berada didekatnya.
Awalnya aku ragu ini hanyalah perasaan biasa, sewaktu-waktu akan hilang. Namun, semakin aku memikirkannya tanpa sebab, semakin aku percaya ini bukanlah perasaan biasa.
“cinta” sebuah perasaan yang bila kau tak pandai mengendalikannya, ia akan membuatmu melayang dan terjatuh.
Bila ku jatuh cinta bukan berarti aku melupakan siapa Tuhanku, bukan berarti aku tak menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.
Aku percaya suatu hari Ia akan mempertemukanku dengan seseorang yang menjadi jodohku nanti.
Setiap malam, dalam sujudku selalu kusebut nama lelaki itu, meminta kepadaNya untuk berjodoh dengannya atau memberikanku satu lelaki yang seperti dia untuk menjadi imamku kelak, menjadikan yang tak mungkin menjadi mungkin.
Seperti dalam Quran Surat Yasin ayat 36 yang artinya “Maha suci Allah yang menciptakan pasangan—pasangan semua, baik apa yang ditumbuhkan oleh bumi serta dari mereka maupun dari apa tidak mereka ketahui. (QS Yasin ayat 36)
Aku percaya ayat diatas. Allah lebih mengetahui dari apa yang tidak kita ketahui dan Allah telah merencanakan yang terbaik untuk setiap hambanya.
Allah tak membeda-bedakan setiap hambanya. Jika doamu belum dijabah olehNya, mungkin Ia mempunyai rencana yang lebih baik dari itu. Kita sebagai manusia hanya bisa berserah diri kepadaNya.
Berpegang dengan surat itu, aku percaya akan jodoh. Kita hanya perlu bersabar dan selalu bertawakkal kepadaNya. Karena sudah jelas dari QS Yasin ayat 36, bahwa manusia diciptakan berpasang-pasangan, kita hanya perlu bersabar menunggu waktu yang baik ketika Allah sudah menentukan.

0 komentar:

Posting Komentar