Seseorang selalu ingin didengar dan punya tempat untuk bercerita. Sedang aku memilih berteman dengan sepi. Di satu ruang aku mampu menumpahkan segala lara yg tak mampu kuutarakan lewat kata. Tak apa, karna ini tentang dia yg membuatku jatuh cinta. Kadang kecewa, kadang juga bahagia. Meski dia sering kali menciptakan mendung dan airmata di langitku. Tapi, aku percaya bukankah akan ada pelangi setelahnya?

Rabu, 17 April 2019

Puisi : Penuh arti

April 17, 2019 Posted by Debby Nuramiruddin No comments

Judul Puisi : Penuh arti

Waktu seakan berhenti
Ketika tatapanmu tersirat penuh arti

Puisi : Sebuah rindu

April 17, 2019 Posted by Debby Nuramiruddin No comments

Judul Puisi : Sebuah rindu

Angin berbisik lirih di telingaku
Menembus celah hujan kala itu
Terlintas bayanganmu menyapaku
ataukah hanya ilusi sebab setumpuk rindu?

Puisi : Aku menyesal

April 17, 2019 Posted by Debby Nuramiruddin No comments

Judul Puisi : Aku menyesal

Rasa sesal ini tak mau pergi
Ada gelisah yang tak dapat kubagi
Menyisakan tanya di hati
Tak bisa kupungkiri senyummu mengikuti

Puisi : Manusia dan dunia

April 17, 2019 Posted by Debby Nuramiruddin No comments

Judul Puisi : Manusia dan dunia

Manusia tak jauh dari kata mencari
Pun sebagian masih sibuk sendiri
Bagiku dunia menjadi berseri-seri
Ketika hadirmu lagi di sisi

Puisi : Ruang Waktu

April 17, 2019 Posted by Debby Nuramiruddin No comments

Judul Puisi : Ruang Waktu

Ruang waktu memberiku sebuah jeda
Deretan kata baris berbaris saling ribut, pecahkan kepala
Pura-pura acuh
Pura-pura tidak rindu
Tapi bayanganmu menampar pikiran di setiap waktu