Seseorang selalu ingin didengar dan punya tempat untuk bercerita. Sedang aku memilih berteman dengan sepi. Di satu ruang aku mampu menumpahkan segala lara yg tak mampu kuutarakan lewat kata. Tak apa, karna ini tentang dia yg membuatku jatuh cinta. Kadang kecewa, kadang juga bahagia. Meski dia sering kali menciptakan mendung dan airmata di langitku. Tapi, aku percaya bukankah akan ada pelangi setelahnya?

Sabtu, 07 April 2018

Hujan

April 07, 2018 Posted by Debby Nuramiruddin No comments

Hujan



Ini tentang hujan yang tak sengaja menahanmu disini. Waktu seakan ingin kuhentikan saja.
Kau seolah banyak bercerita tentang dirimu yang belum ku tahu. Sedikit yang ku tahu tentang dirimu. Kau adalah manusia yang berbeda dan sejak ku tahu tentang itu perasaan yang aneh mulai menghantuiku.
Apakah kau ingat kala kita menerobos hujan? Derai hujan membasahi kala itu.
Aku lupa akan rasa dinginnya hujan dan udara malam. Aku lupa akan waktu yang cepat berlalu. Semua itu seakan hilang dari pikiranku ketika aku bersamamu.
Hujan menciptakan kebahagiannya sendiri. Ia tahu aku akan mengenang hujan yang turun pada hari itu. Karena hujan, aku bisa tersenyum dan merasa lebih dekat dengannya.
Manusia itu, tak henti-hentinya aku bercerita dan mengenangnya.
Hey kau! Kau tau bagaimana ketika sang waktu membuatku tak berkutik, diam membisu, memandang sosok manusia dihadapanku.
Seperti mimpi saja, kehadiranmu membuatku tak tahu harus bagaimana. Apa kau tahu rasanya menjadi diriku? Aku harus menahan diri, menyembunyikan debaran jantung yang semakin kencang setiap kali didekatmu.
Bagaimana diriku harus menyembunyikan gejolak bahagia di dalam hatiku.
Semua itu mempunyai jawaban yaitu karena dirimu. Tidakkah kau menyadarinya? Bahkan hanya sedikit?
Atau kau sebenarnya tau atau pura-pura tidak tau. Ku rasa aku tak mempunyai keberanian untuk menanyakan hal itu padamu.
Tak mengapa, aku bisa tersenyum sepanjang hari karena hujan menahan dirimu disini. Aku bisa sedikit melupakan perasaanku. Bukankah harus ku syukuri?

0 komentar:

Posting Komentar