Seseorang selalu ingin didengar dan punya tempat untuk bercerita. Sedang aku memilih berteman dengan sepi. Di satu ruang aku mampu menumpahkan segala lara yg tak mampu kuutarakan lewat kata. Tak apa, karna ini tentang dia yg membuatku jatuh cinta. Kadang kecewa, kadang juga bahagia. Meski dia sering kali menciptakan mendung dan airmata di langitku. Tapi, aku percaya bukankah akan ada pelangi setelahnya?

Sabtu, 28 April 2018

Sebuah Rasa

April 28, 2018 Posted by Debby Nuramiruddin No comments
Sebuah Rasa



Semua salah.
Semua tidak benar.
Semua tidak pada tempatnya.
Aku dihadapkan diantara dua pilihan, antara benar dan salah.
Semua terasa membingungkan.
Semua terasa menyakitkan.
Hanya karena sebuah rasa, aku melukai hati seseorang. Bukan hanya dia, hatiku pun ikut terluka karena seseorang.
Aku mencintai dia, sangat mencintai dia. Namun, rasa itu terhalang oleh dusta yang tercipta. Dunia begitu rumit hanya karena sebuah rasa yang kuberikan untuk seseorang.
Karena sebuah rasa, aku mengambil kebahagiaan milik seseorang. Aku bahkan telah merusak istana megah yang telah lama ia bangun.
Tak peduli, aku hanya ingin memilik dia seutuhnya. Hasrat yang besar untuk memilikinya telah menghancurkan pikiran yang baik dan hati yang baik. 
Seperti wanita jahat, aku juga akan membangun istana dan hidup bersamanya.
Begitulah kehidupan yang kujalani hari ini. Aku mencoba mengerti keadaan yang tengah kami rasakan.
Tak mudah untuk menghabiskan waktumu bersama orang yang kamu cintai. Melihat bahwa cinta yang kau rasakan adalah cinta yang tak semestinya dan tak seharusnya terjadi.
Lalu, apakah aku harus menyalahkan “rasa cinta” yang tertanam dihatiku? Ataukah aku harus berlari dari kenyataan yang kejam yang penuh dengan sebuah penghalang?
Bukankah sangat rumit hanya karena sebuah rasa yang tercipta.
Aku hanya ingin menghabiskan waktu bersamanya hari ini, esok dan seterusnya tanpa memikirkan yang menjadi penghalang cinta kami berdua.
Jika tak cukup hanya dengan menggapainya, perlu usaha keras, maka akan aku lakukan.
Jika perlu cara yang tak biasa, maka akan kulakukan.
Sebuah rasa yang kurasakan untukmu tak boleh menjadi sia-sia.

0 komentar:

Posting Komentar