Membencimu
tapi kurindu
Mengapa ada manusia seperti dirimu di bumi ini?
Kau adalah manusia hebat. Kau mampu menciptakan
goresan kecil dan kerap kali membuat luka di hatiku.
Mengapa selalu ada alasan membuatku bertahan
dengan manusia seperti dirimu?
Walau kau menciptakan luka dan membuat air mata
menetes di pipi, namun kau selalu mampu membuatku rindu.
Aku benci setiap kata berupa cacian, makian,
keluar dari bibir manismu, terkadang sangat menusuk di hati dan pada akhirnya
hanya sebuah luka yang kurasakan.
Aku benci setiap kali luka yang kau buat membuat
diriku malah merindu.
Aku benci setiap kali dilanda rindu, membuatku semakin
mencintaimu.
Pikiranku terganggu dengan bayang-bayang dirimu
di hadapanku. Kuingin memelukmu seketika dan tak kulepaskan.
Terserah, orang lain mau beranggapan apa.
Terserah, aku tak peduli dengan cacian dan
makian yang kerap kau lontarkan kepadaku.
Terserah, kau mau apakan diriku, aku tetap
rindu.
Terserah, walaupun aku membencimu tapi aku
merindukanmu.
Terserah, rindu ini kerap kali menggangguku,
ingin melihatmu.
Membuatku gelisah saja, ingin cepat bertemu.
Terserah, sekali kurindu dan membenci, ku tetap
benci dan merindu.
0 komentar:
Posting Komentar