Seseorang selalu ingin didengar dan punya tempat untuk bercerita. Sedang aku memilih berteman dengan sepi. Di satu ruang aku mampu menumpahkan segala lara yg tak mampu kuutarakan lewat kata. Tak apa, karna ini tentang dia yg membuatku jatuh cinta. Kadang kecewa, kadang juga bahagia. Meski dia sering kali menciptakan mendung dan airmata di langitku. Tapi, aku percaya bukankah akan ada pelangi setelahnya?

Sabtu, 19 April 2014

tulisanku ini untuk temanku ;-)

April 19, 2014 Posted by Debby Nuramiruddin No comments


Dia hadir di waktu hidupku yang tak tepat

Ku mencoba mengerti keadaan ini.. walau sejuta pertanyaan menghujani..
Entah sejak kapan perasaan ini muncul.. Mungkin sejak hari itu.. sejak jarak itu semakin dekat..
Dia hadir di waktu hidupku yang tak tepat…
Dia tiba-tiba membawa warna baru didalam hidupku.. Sempat terpikir sesungguhnya perasaan apakah ini?
Setiap waktu aku ingin melihat dirinya.. Saat ku sendiri, kadang terbayang wajahnya..
Bahkan dikeramaian terkadang terasa sepi bila mataku tak dapat menangkap kehadirannya..
Setiap saat aku ingin melihat tawa dan senyuman itu..
Dia memenuhi pikiranku dengan segala angganku ingin bersamanya..
Namun, itu hanya sekedar angan.. Angan yang hanya ku bisa pendam seorang..
Kadang timbul pertanyaan dipikiranku mengapa aku jatuh cinta padanya? sulit bagiku untuk mengatakan, sulit bagiku untuk mengakui..
Dia, hanya bisa ku perhatikan diam-diam..
Dia, membuat hari-hariku lebih berwarna..
Dia, selalu kutunggu kedatangannya dari balik pintu itu..
Dia, tiba-tiba membuat diri ini menjadi salah tingkah ketika berdekatan dengannya..
Dia, yang menjadi salah satu alasanku datang ketempat itu..
Dia, hadir dihatiku tanpa aku pinta.. Namun, tetap saja dia sangat sulit untuk ku gapai..
Dalam rindu ku bisikkan namanya dihati ini.. Dalam diam saat aku hanya bisa menatapnya dari kejauhan..
Dalam sedih ketika bibir ini tidak bisa berkata aku ingin selalu berada didekatnya..
Dalam tanya, kenapa harus dia yang menempati ruang dihati ini? Kenapa bukan orang lain? Aku sendiri bahkan tidak mempunyai jawabannya..
Bisakah dia mendengar isi hatiku? Bisakah dia mendengar hatiku yang kini tertulis namanya..
Tak ada sedikit keberanian walau hanya untuk sekedar menyapanya..
Kadang hati kecilku bertanya, tidak bisakah angan ini menjadi nyata? Bukan hanya sekedar angan dari khayalan gilaku tentangnya..
Mungkinkah ada kisah untuk aku dan dia? Atau lagi-lagi itu hanya khayalanku saja..
Kita tak sama, banyak perbedaan yang tak akan mungkin menjadi satu..
Aku jatuh cinta padanya, walau ku tahu tempat ibadah kita berbeda,
Aku jatuh cinta padanya walau ku tahu tuhan kita sama – sama satu, namun dia menyebutNya dengan sebutan yang berbeda,
Bukankah tuhan penuh cinta dan kasih sayang? Tapi kenapa aku dan dia dipisahkan karna perbedaan agama?
Jika tuhan menjadikannya memiliki keyakinan yang sama denganku, apakah tuhan juga akan menjadikannya milikku?
Jika tuhan menjadikannya berbeda keyakinan denganku, apakah tuhan juga akan menjadikannya bukan milikku?
Jika agamanya dan agamaku memiliki tuhan yang sama, kenapa kami tetap tak boleh bersama?


* tulisan ini aku posting.. untuk sahabatku :) aku senang dia menyukai tulisanku ini :-) 

0 komentar:

Posting Komentar