Dia hadir di waktu hidupku yang tak tepat
Ku
mencoba mengerti keadaan ini.. walau sejuta pertanyaan menghujani..
Entah
sejak kapan perasaan ini muncul.. Mungkin sejak hari itu.. sejak jarak itu
semakin dekat..
Dia hadir
di waktu hidupku yang tak tepat…
Dia
tiba-tiba membawa warna baru didalam hidupku.. Sempat terpikir sesungguhnya
perasaan apakah ini?
Setiap
waktu aku ingin melihat dirinya.. Saat ku sendiri, kadang terbayang wajahnya..
Bahkan dikeramaian
terkadang terasa sepi bila mataku tak dapat menangkap kehadirannya..
Setiap
saat aku ingin melihat tawa dan senyuman itu..
Dia memenuhi
pikiranku dengan segala angganku ingin bersamanya..
Namun,
itu hanya sekedar angan.. Angan yang hanya ku bisa pendam seorang..
Kadang
timbul pertanyaan dipikiranku mengapa aku jatuh cinta padanya? sulit bagiku
untuk mengatakan, sulit bagiku untuk mengakui..
Dia,
hanya bisa ku perhatikan diam-diam..
Dia,
membuat hari-hariku lebih berwarna..
Dia,
selalu kutunggu kedatangannya dari balik pintu itu..
Dia,
tiba-tiba membuat diri ini menjadi salah tingkah ketika berdekatan dengannya..
Dia, yang
menjadi salah satu alasanku datang ketempat itu..
Dia,
hadir dihatiku tanpa aku pinta.. Namun, tetap saja dia sangat sulit untuk ku
gapai..
Dalam
rindu ku bisikkan namanya dihati ini.. Dalam diam saat aku hanya bisa menatapnya
dari kejauhan..
Dalam
sedih ketika bibir ini tidak bisa berkata aku ingin selalu berada didekatnya..
Dalam
tanya, kenapa harus dia yang menempati ruang dihati ini? Kenapa bukan orang
lain? Aku sendiri bahkan tidak mempunyai jawabannya..
Bisakah dia mendengar isi hatiku? Bisakah dia mendengar hatiku yang kini tertulis
namanya..
Tak ada
sedikit keberanian walau hanya untuk sekedar menyapanya..
Kadang
hati kecilku bertanya, tidak bisakah angan ini menjadi nyata? Bukan hanya
sekedar angan dari khayalan gilaku tentangnya..
Mungkinkah
ada kisah untuk aku dan dia? Atau lagi-lagi itu hanya khayalanku saja..
Kita tak
sama, banyak perbedaan yang tak akan mungkin menjadi satu..
Aku jatuh
cinta padanya, walau ku tahu tempat ibadah kita berbeda,
Aku jatuh
cinta padanya walau ku tahu tuhan kita sama – sama satu, namun dia menyebutNya
dengan sebutan yang berbeda,
Bukankah
tuhan penuh cinta dan kasih sayang? Tapi kenapa aku dan dia dipisahkan karna
perbedaan agama?
Jika tuhan
menjadikannya memiliki keyakinan yang sama denganku, apakah tuhan juga akan
menjadikannya milikku?
Jika
tuhan menjadikannya berbeda keyakinan denganku, apakah tuhan juga akan
menjadikannya bukan milikku?
Jika
agamanya dan agamaku memiliki tuhan yang sama, kenapa kami tetap tak boleh
bersama?
* tulisan ini aku posting.. untuk sahabatku :) aku senang dia menyukai tulisanku ini :-)
0 komentar:
Posting Komentar