Seseorang selalu ingin didengar dan punya tempat untuk bercerita. Sedang aku memilih berteman dengan sepi. Di satu ruang aku mampu menumpahkan segala lara yg tak mampu kuutarakan lewat kata. Tak apa, karna ini tentang dia yg membuatku jatuh cinta. Kadang kecewa, kadang juga bahagia. Meski dia sering kali menciptakan mendung dan airmata di langitku. Tapi, aku percaya bukankah akan ada pelangi setelahnya?

Selasa, 03 Juni 2014

"MENGGILAIMU adalah hal terindah yang kulakukan"

Juni 03, 2014 Posted by Debby Nuramiruddin No comments
entah apa yang aku pikirkan hingga menulis perasaanku diblogku sendiri, aku ingin membagi ceritaku, kebanyak orang, dan terutama seseorang yang jauh disana..

ku mulai menulis dengan kata 'gila' apa kata itu cukup pantas menggambarkan apa yang kurasakan tentang dirimu?
apa tak ada lagi kata lain yang mampu menjelaskan semua ini.. ku rasa setiap orang berhak bahkan bebas memiliki rasa yang sama, seperti yang kurasakan padamu..
'rasa' ini aku sendiri bahkan tidak bisa mengartikannya? apa ini 'cinta'? tidak mungkin!
apakah ini 'suka'? mungkin! atau ini hanya 'kekaguman' semata? bisa jadi!
itulah beberapa kata yang cukup kugambarkan arti dirimu dan tentangmu yang tak sengaja masuk, membuka kunci pintu hatiku..

lalu bagaimana aku menjawab pertanyaan itu? saat menatap ia dari secarik gambar, aku merasa senang sendiri, senyum-senyum sendiri, mendengar suaranya dari alunan sebuah lagu membuatku seperti melayang-layang diudara.. lalu jawaban apa yang pantas aku sebut? cinta, suka atau kagum?
kupikir, mungkin kata terakhir itu cocok denganku..
'kagum'.. apakah itu hanya kekaguman semata? melihat wajahmu dari banyak gambar yang kupunya, memutar tanpa bosan lagu yang kau nyanyikan, apakah itu hanya 'kagum'?
kadang terlintas pikiran bodohku sekaligus khayalan gilaku tentangmu , cinta? gila! aku memang gila setiap kali aku mencoba memikirkanmu.. membayangkan dihadapanku ada dirimu, membayangkan kau bernyanyi untukku *huft.. lagi-lagi itu hanya sekedar mimpi yang tak akan jadi nyata..

hey kamu, yang selalu membuatku tersenyum-senyum sendiri.. bisakah melihat kearahku? :p *melirik saja tidak apa-apa..
hey kamu, yang setiap kali kupanggil "Ozy" sembari melihat koleksi foto-fotomu dihandphoneku..
hey kamu, Achmad Fauzy Adriansyah, aku suka suaramu.. mendengar kamu bernyanyi 'langsung' itu impianku :) , mungkinkah terwujud? *sepertinya cuma tuhan yang tau, ya tidak?
hey kamu, setiap kali aku galau karenamu, galau bertemu denganmu yang sekian kali tertunda..
galau atas pembatalan acaramu begitu saja tanpa sebab, seolah hanya memberi harapan palsu, membuatku diawal terbang tinggi, kemudian tiba-tiba aku terjatuh saat mendengar MnGmu dibatalkan. hari itu sudah lama kunantikan. mau marah? pada siapa? kamu? atau panitia acaramu?
tidakkah kamu mau tahu sedikit tentang perasaanku ketika itu? jelas aku sedih, galau, kecewa campur aduk jadi satu. panita acaramu tidak becus jadi panitia, cuma bisa PHPin fans-fansmu bahkan sikap yang kamu tunjukkan, seolah tak peduli dengan kesedihan / kegalauan aku sebagai freenzy betapa sangat aku ingin bertemu langsung denganmu saat itu.. tapi siapa aku? beraninya seperti itu.. aku bukan siapa-siapa. aku hanya orang biasa, orang yang tidak kamu kenal bisa disebut orang asing..
kadang aku berpikir, apakah tuhan sengaja menunda pertemuan kita? ataukah tuhan tak menakdirkan kita bertemu? :(

apakah sulit bagimu membalas sapaan dari penggemarmu? hanya sapaan 'hai' 'hello' , apakah tidak bisa? apakah jari-jari tanganmu sulit mengetikkan kata 'hai juga' atau 'hai / hello'? mau aku bantu?
sapaan-sapaan kecil seperti itu sangat berarti untuk orang biasa seperti kita terutama untukku.. *penuh makna, penuh arti..
kamu bahkan tidak pernah membalas sapaanku ditwitter.. kamu melewati setiap mention yang aku tujukan padamu.. *kecewa sih, tapi rasa kecewa itu tak bisa menghapus kamu begitu saja, yang sudah terlanjur bermain-main didalam ruang kosong dihati sebagai idolaku :)

selalu ku ingat, tak pernah ku lupa. kamu pernah membuat kebahagiaan kecil untukku.. waktu itu aku mencoba mention kamu. aku berharap kamu membalasnya, retweet atau hanya sekedar membacanya. apapun itu, aku senang, setidaknya kamu membaca mention dariku :-)

kamu ingat mention ini??
ingat tidak? sepertinya tidak ya.. kata-kata diatas itu tulus dan benar dari hati yang terdalam. aku senang kamu membaca mentionku saat itu sekaligus meretweetnya.. *terimakasih ya :-) kamu memberiku kebahagiaan yang sederhana. mungkin bagimu hal kecil seperti itu biasa dan tak istimewa, tapi lain bagiku. itu sungguh luar biasa dan luar biasanya bahagia aku ketika itu.. *lucu ya? aku teriak-teriak dirumah seperti orang tak terkendali hanya karena kamu meretweet mentionku *gilaa.. :-)

yaa mungkin aku sudah gila terlalu mengidolakanmu, terlalu terobsesi *mungkin.. , terlalu mengistimewakan dirimu dari siapapun, namun bila menggilaimu adalah hal terindah yang kulakukan, aku rela :-) karena bahagia itu sederhana, cukup mengagumimu merupakan kebahagiaan sederhana yang telah kucari..

Achmad Fauzy Adriansyah. seperti itulah diriku, aku terlalu menggilaimu dalam anganku yang tak berujung, bahkan mungkin bisa dikatakan aku begitu memujamu.. mungkin kamu anggap aku 'gila' atau 'tidak tahu diri'.. tetapi sebelum kamu berpikiran buruk tentangku, salahkah aku seperti itu? tidak bisakah kamu menghargaiku sebagaimana fansmu yang lain? mungkin caraku sebagai fans berbeda dengan cara mereka..
aku sendiri bahkan tak peduli setiap anggapan orang yang kudapatkan.. bisa melihat wajahmu, senyuman manismu dan menatap matamu yang indah walau hanya dari sebuah dimensi yang berbeda tak lantas membuatku lelah diujung penantian. karena hanya melihat fotomu saja, sebuah cara yang cukup ampuh menghilangkan rasa ingin bertemu yang menggebu-gebu.. dengan cara itu cukup membuatku tenang :-)

mungkin terlalu banyak kendala sehingga pertemuan itu tak pernah kunjung. yaa.. apa lagi dan tak bukan 'jarak' , kenapa jarak aku dan dirimu sangat jauh? tidak bisakahkah langkah kita berdekatan? kenyataannya tidak. kamu berada diIndonesia Tengah, sementara aku Indonesia Barat. jelas mustahil. tetapi, bukankah tuhan mempunyai caranya sendiri untuk mempertemukan kita? yang kadang mungkin tak masuk akal. berkali-kali kucoba gantungkan harapanku padaNya dengan menyebut namamu dalam setiap doaku. aku katakan padaNya, entah bagaimanapun cara yang kau tunjukkan tuhan aku harap aku bisa bertemu dia, achmad fauzy adriansyah.. bagaimana bentuk pertemuan itu akan indah nantinya.. aku percaya itu..
dan walau sampai detik ini tuhan belum mengabulkan pintaku tetapi aku tak akan pernah lelah meminta kepadaNya. karena aku tetap percaya dan akan selalu percaya tidak ada yang tidak mungkin didunia ini. tuhan tidak tidur dan ia maha mendengar. aku yakin permintaanku didengarNya :-) , mungkin tidak hari ini, mungkin juga bukan esok, mungkin kapan-kapan, tapi kapan pun hari bahagia itu tiba aku akan selalu menunggu dan menunggu :-)

sebagai idolaku, aku harap kamu mau meluangkan waktumu untuk sekedar membaca tulisan yang tidak penting ini. tak butuh balasan apa-apa. tak butuh komentar apapun. cukup kamu membacanya saja, itu sudah cukup :-)

terimakasih kamu sudah menjadi idolaku, terimakasih kamu telah lahir kedunia ini, dan terimakasih kamu telah hadir diantara milyaran manusia, aku sangat bahagia :-)


0 komentar:

Posting Komentar