Kamu dan Kenangan
Malam serasa tanpa bintang.
Sendirian, pikiran jauh melayang.
Angin seolah mengusik, berbisik sang khayalan.
Menguak satu ingatan.
Tentang takdir mempertemukan dua insan, takdir pula yang memisahkan.
Kala seandainya berkawan dengan penyesalan.
Sedang waktu terus berjalan,
kehilangan lagi kurasakan.
Hanyut penuh kerinduan.
Musim boleh saja berganti.
Tak jua menghapus hati yang sepi.
Sunyi, bagai tak berpenghuni.
Barangkali kamu tengah diam, apa aku harus bungkam?
Mungkin kamu manusia tak berperasaan.
Biarlah aku berkelut tanpa lawan.
Selagi rindu tak pernah berpapasan,
menatapi dirimu yang hanya bayangan,
kamu yang kini kusebut "kenangan"..
0 komentar:
Posting Komentar